Selalu menjadi teman yang selalu menemani
Selalu menjadi teman yang selalu menemani
Selalu menjadi teman yang selalu menemani
Calm Rate Today
1 56% ~ 14 sesi tenang
Teknologi yang mengerti,
bukan sekadar pintar.

Please swap it
to talk to me !
Swap It
Average Time to Calm
6m 12s
+2.7% ↑
Rata-rata durasi dari "mulai regulasi" ~ "tenang",
dengan bubble kecil per hari (5-6)

Terwujudnya kesetaraan kesempatan bagi setiap anak autisme di Indonesia untuk bertumbuh dan mencapai potensi terbaik mereka, didukung oleh teknologi terapi yang inovatif, terjangkau, dan dapat diakses di mana saja.

Terus menyempurnakan platform terapi digital berbasis LLM yang aman, efektif, dan dirancang khusus untuk kebutuhan unik anak autisme.
Menyediakan layanan terapi berbiaya rendah yang mampu menembus batasan geografis, sehingga dapat dijangkau oleh keluarga di seluruh penjuru Indonesia.
Bekerja sama secara erat dengan terapis, yayasan, orang tua, dan para ahli untuk memastikan solusi kami selalu relevan, teruji, dan memberikan dampak nyata.
Mengimplementasikan dan mengadaptasi teknik-teknik terapi yang terbukti secara klinis (seperti Manding, FCT, ABC, dan Roleplay) ke dalam pengalaman aplikasi yang interaktif dan menarik.

Malang Autism Center

Let'sConnect Canada
Bermitra dengan organisasi terkemuka untuk memberikan solusi terbaik
Terinspirasi oleh perjuangan nyata di keluarga kami sendiri, kami menyaksikan betapa sulit dan mahalnya akses terapi autisme di Indonesia. Sebagai mahasiswa informatika, kami tergerak: "Bagaimana jika keahlian kami di bidang IT bisa menjadi solusi?"
Kami mendalami tren Artificial Intelligence (AI) dan Large Language Model (LLM) seperti ChatGPT. Sebuah pertanyaan muncul: "Bisakah teknologi yang sama digunakan untuk terapi?" Terinspirasi oleh riset global (seperti paper ChatASD), kami menemukan celah besar sekaligus peluang: belum ada yang fokus pada dataset dan konteks Bahasa Indonesia.
Kami memutuskan untuk membangunnya sendiri. Dengan menggunakan base model Llama, kami memulai proses fine-tuning untuk menciptakan sebuah LLM yang "memahami" kebutuhan terapi anak autisme Indonesia.
Kami tahu teknologi saja tidak cukup. Untuk memastikan solusi kami tepat guna, kami berkolaborasi intensif dengan para ahli di Malang Autism Center (MAC). Masukan mereka sangat krusial dalam membentuk cara AI kami berinteraksi.
Misi kami ternyata selaras dengan visi global. Kami menjalin kemitraan strategis dengan LetsConnect, sebuah perusahaan Kanada yang juga berfokus pada pengembangan aplikasi untuk anak autisme.
Setelah berbulan-bulan pengembangan (menggunakan dataset sintetis sebagai bukti konsep), kami membawa prototipe aplikasi kami ke Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional (KMIPN).
Perjuangan kami terbayar. Inovasi kami dianugerahi Juara 2 Kategori Cipta Inovasi TIK - Inovasi Kerja Sama Tim. Ini adalah validasi besar bahwa ide kami tidak hanya inovatif, tetapi juga diakui memiliki potensi dampak yang nyata.
Penghargaan KMIPN bukanlah garis finis; ini adalah garis start. Kami bangga dengan pencapaian ini, namun kami sadar bahwa prototipe kami (dengan dataset sintetis) harus terus dikembangkan.
Kami berkomitmen penuh untuk menyempurnakan produk ini. Rencana kami ke depan jelas: mengganti data sintetis dengan data klinis yang valid, memperkaya fitur, dan melakukan uji coba lapangan yang lebih luas.
Mimpi besar kami adalah melihat aplikasi ini terealisasi penuh dan digunakan oleh anak-anak autisme di seluruh penjuru Indonesia. Kami berjuang agar teknologi ini bisa menjadi alat bantu terapi yang efektif, mudah diakses, dan terutama, terjangkau bagi setiap keluarga yang membutuhkan.
Terinspirasi oleh perjuangan nyata di keluarga kami sendiri, kami menyaksikan betapa sulit dan mahalnya akses terapi autisme di Indonesia. Sebagai mahasiswa informatika, kami tergerak: "Bagaimana jika keahlian kami di bidang IT bisa menjadi solusi?"
Kami mendalami tren Artificial Intelligence (AI) dan Large Language Model (LLM) seperti ChatGPT. Sebuah pertanyaan muncul: "Bisakah teknologi yang sama digunakan untuk terapi?" Terinspirasi oleh riset global (seperti paper ChatASD), kami menemukan celah besar sekaligus peluang: belum ada yang fokus pada dataset dan konteks Bahasa Indonesia.
Kami memutuskan untuk membangunnya sendiri. Dengan menggunakan base model Llama, kami memulai proses fine-tuning untuk menciptakan sebuah LLM yang "memahami" kebutuhan terapi anak autisme Indonesia.
Kami tahu teknologi saja tidak cukup. Untuk memastikan solusi kami tepat guna, kami berkolaborasi intensif dengan para ahli di Malang Autism Center (MAC). Masukan mereka sangat krusial dalam membentuk cara AI kami berinteraksi.
Misi kami ternyata selaras dengan visi global. Kami menjalin kemitraan strategis dengan LetsConnect, sebuah perusahaan Kanada yang juga berfokus pada pengembangan aplikasi untuk anak autisme.
Setelah berbulan-bulan pengembangan (menggunakan dataset sintetis sebagai bukti konsep), kami membawa prototipe aplikasi kami ke Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional (KMIPN).
Perjuangan kami terbayar. Inovasi kami dianugerahi Juara 2 Kategori Cipta Inovasi TIK - Inovasi Kerja Sama Tim. Ini adalah validasi besar bahwa ide kami tidak hanya inovatif, tetapi juga diakui memiliki potensi dampak yang nyata.
Penghargaan KMIPN bukanlah garis finis; ini adalah garis start. Kami bangga dengan pencapaian ini, namun kami sadar bahwa prototipe kami (dengan dataset sintetis) harus terus dikembangkan.
Kami berkomitmen penuh untuk menyempurnakan produk ini. Rencana kami ke depan jelas: mengganti data sintetis dengan data klinis yang valid, memperkaya fitur, dan melakukan uji coba lapangan yang lebih luas.
Mimpi besar kami adalah melihat aplikasi ini terealisasi penuh dan digunakan oleh anak-anak autisme di seluruh penjuru Indonesia. Kami berjuang agar teknologi ini bisa menjadi alat bantu terapi yang efektif, mudah diakses, dan terutama, terjangkau bagi setiap keluarga yang membutuhkan.
Inisiatif riset untuk mengembangkan model bahasa besar (LLM) yang memahami dan mendukung komunikasi anak dengan spektrum autisme

Ceriaku adalah prototipe aplikasi terapi digital yang kami rancang untuk membawa kebahagiaan bagi anak autisme. Aplikasi ini mengintegrasikan kekuatan AI (LLM) yang ramah anak dengan metode terapi teruji (seperti ABC, FCT, dan Roleplay) serta gamifikasi yang menarik. Ini adalah langkah awal kami mewujudkan terapi yang ceria dan mudah diakses.
Lihat Selengkapnya
Berdasarkan riset mendalam dan masukan langsung dari Malang Autism Center (MAC), kami mengidentifikasi kebutuhan mendesak akan alat bantu komunikasi nonverbal (AAC) yang disesuaikan dengan konteks Indonesia. Proyek ini berfokus pada pengembangan platform intuitif untuk membantu anak dengan autisme mengekspresikan diri. Saat ini, proyek tersebut sedang dalam tahap pengembangan.
Lihat SelengkapnyaSekilas momen di balik layar — proses, tim, dan perjalanan kami saat mengembangkan berbagai proyek dengan dedikasi dan kolaborasi.

Dokumentasi kegiatan dan momen penting dalam perjalanan kami.



Dokumentasi kegiatan dan momen penting dalam perjalanan kami.


Menampilkan 6 foto dokumentasi
Kami menciptakan teknologi AI yang peduli dan bermanfaat bagi manusia.