10 Aktivitas Ramah Sensorik untuk Anak dengan Autism
10 Desember 2024 • Linda Chen • 5 menit baca
Anak-anak dengan autism sering memiliki sensitivitas sensorik yang unik. Beberapa mungkin mencari stimulasi sensorik, sementara yang lain mungkin menghindarinya. Berikut adalah 10 aktivitas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan sensorik anak Anda.
Memahami Sensitivitas Sensorik
Sebelum kita mulai, penting untuk memahami bahwa setiap anak berbeda. Apa yang menenangkan untuk satu anak mungkin membuat stres untuk yang lain. Selalu perhatikan isyarat anak Anda dan sesuaikan aktivitas sesuai kebutuhan.
10 Aktivitas Ramah Sensorik
1. Kotak Sensorik
Isi kotak dengan berbagai tekstur seperti:
- Beras atau pasta kering
- Pasir kinetik
- Kacang-kacangan
- Pom-pom atau bola kapas
Manfaat: Eksplorasi taktil, keterampilan motorik halus
2. Playdough Buatan Sendiri
Membuat dan bermain dengan playdough memberikan input sensorik yang kaya.
Resep sederhana:
- 2 cangkir tepung
- 1 cangkir garam
- 2 sendok makan minyak
- Air secukupnya
- Pewarna makanan (opsional)
3. Musik dan Gerakan
Mainkan berbagai jenis musik dan dorong anak Anda untuk bergerak:
- Musik lembut untuk relaksasi
- Musik upbeat untuk energi
- Instrumen sederhana untuk eksplorasi suara
4. Aktivitas Air
Air adalah media sensorik yang luar biasa:
- Bermain dengan gelembung
- Menuang dan mengukur
- Mandi busa dengan mainan
- Melukis dengan air di luar
5. Ruang Tenang
Buat area khusus dengan:
- Pencahayaan lembut atau lampu lava
- Bantal dan selimut lembut
- Mainan fidget
- Headphone peredam suara
6. Aktivitas Proprioseptif
Aktivitas yang melibatkan tekanan dalam atau gerakan berat:
- Mendorong atau menarik benda berat
- Melompat di trampolin
- Bermain dengan dempul terapeutik
- Yoga untuk anak-anak
7. Kegiatan Memasak
Memasak melibatkan banyak input sensorik:
- Mencampur dan mengaduk
- Mengukur bahan
- Mencium aroma
- Mencicipi hasil
8. Seni dan Kerajinan
Eksplorasi kreatif dengan berbagai media:
- Melukis dengan jari
- Kolase dengan berbagai tekstur
- Bermain dengan tanah liat
- Menggambar dengan kapur di luar
9. Aktivitas Alam
Menghabiskan waktu di luar ruangan:
- Berjalan di taman
- Mengumpulkan daun atau batu
- Berkebun
- Mengamati burung atau serangga
10. Cerita Sensorik
Baca buku dengan elemen sensorik:
- Buku dengan tekstur berbeda
- Buku pop-up
- Buku dengan suara
- Buat cerita dengan props fisik
Tips untuk Sukses
Mulai Perlahan
Jangan memaksakan anak Anda. Biarkan mereka mengeksplorasi dengan kecepatan mereka sendiri.
Perhatikan Isyarat
Jika anak Anda menunjukkan tanda-tanda stres atau kewalahan, hentikan aktivitas dan berikan istirahat.
Konsistensi
Rutinitas dapat membantu anak-anak merasa aman. Coba jadwalkan aktivitas sensorik pada waktu yang sama setiap hari.
Dokumentasikan
Catat aktivitas mana yang disukai anak Anda dan mana yang tidak. Ini akan membantu Anda menyesuaikan pengalaman mereka.
Dukungan Teknologi
Aplikasi Ceriaku kami juga dapat membantu dengan:
- Pengingat untuk aktivitas sensorik
- Pelacakan respons anak terhadap berbagai aktivitas
- Saran aktivitas yang dipersonalisasi
Kesimpulan
Aktivitas sensorik bukan hanya menyenangkan - mereka penting untuk perkembangan anak dengan autism. Dengan pendekatan yang tepat, Anda dapat membantu anak Anda mengeksplorasi dunia mereka dengan cara yang aman dan mendukung.
Punya aktivitas favorit? Bagikan dengan komunitas kami!
Tertarik untuk Terlibat?
Bergabunglah dengan komunitas kami dan bantu kami membuat perbedaan dalam kehidupan anak-anak dengan autism.
Bagikan artikel ini untuk membantu lebih banyak orang memahami autism